Arsip

ceritaku hari ini

22.14.00

19.19. Hujan deras membasahi kampus. Sudah bisa dipastikan aku tidak bisa sholat tarawih. Keinginanku untuk menyuarakan sesuatu tidak dapat kubendung. Ia menyeruak terus. Mendesak ingin keluar. Tapi selalu kutahan karena aku selalu merasakan “ketakutan” jika ia keluar. Takut ada “suara” yang membuat aku ciut. Hah! Belum – belum kamu sudah jiper. Entahlah. semoga aku bisa menulis. Mengkritik yang bertujuan membangun. Mengkritik yang tujuannya adalah agar objek kritik tersebut bisa sejalan lagi sesuai dengan koridor yang sudah ditetapkan. Saat buka puasa tadi aku makan mie ayam bersama teman – teman. Berjumlah lima orang jika aku dihitung juga. Kami berlima memesan mie ayam tanpa bakso ditambah aqua empat botol. Semuanya jadi empat puluh dua ribu. Aku pinjam uang kas dari UKM untuk mentraktir mereka. Entahlah. Awalnya aku hanya ingin sekedar memberikan ta’jil buka puasa untuk seseorang. Dibantu oleh kedua temanku, ide itu terwujud. Alhamdulillah. Sebelumnya. Sebelum adzan dzuhur aku disms oleh ketua UKMku. Isinya ingin membicarakan rencana untuk kegiatan kita nanti. Ia menungguku di musholla kampus. Aku tiba jam setengah dua. Tidak lupa aku sholat dzuhur sebelum berangkat. Tidak lama tiba dimusholla, kami pergi ke Santa, blok M. Untuk mengantarkan proposal pengajuan dana. Huh, ada kejadian yang tidak mengenakkan yang memang karena kebodohanku sendiri. Niatan awal ingin memutar menuju jalan Senopati yang kebetulan dekat dengan pesantrenku. Tapi karena dibelokan tersebut ada pos polisi dan setelah kuperhatikan tidak ada yang berbelok ke kiri, maka aku memutuskan untuk belok kanan. Tak dinyana, ternyata untuk mencari putarannya jauh sekali. Sampai arah Tebet baru aku dapat putarannya. Sudah begitu, bensinku hampir habis. Untung aku dapat pom bensin. Entah jika tidak, mungkin aku akan mendorong motorku hingga dapat pom bensin terdekat. Hah, sudahlah. Setidaknnya aku jadi tahu satu hal. Untuk mencari putaran dari arah Pancoran itu sangatlah jauh.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

tinggalkan jejak dibawah ini
PS:
sekiranya ingin menambah tali silaturrahim, silahkan follow twitter saya di @RealRiMuTho