Arsip

Voila! Setelah Tidak Lama Posting

11.39.00

Akhir – akhir ini aku memang jarang sekali menulis. Merasa tulisanku sangatlah jelek. Merasa ideku sangat tidak baik. Dan segala pikiran – pikiran negatif lainnya.

Hidup itu selalu berjalan maju. Bagi yang tidak sigap bergerak, maka akan terlindas dengan sendirinya. Baiknya aku bersikap sigap dalam menghadapi hidup yang memang keras ini. demi cita – citaku sendiri.

Ada – tidaknya ide itu harusnya tidak dijadikan permasalahan dan alasan untuk tidak menulis. Tulis saja dulu. Update saja terus setiap minggu. Dibaca atau tidak oleh orang, biarkan saja. Dalam arti, jangan dikarenakan sedikit orang yang membaca tulisanku membuat aku jadi kehilangan semangat dalam menulis. Nanti juga akan datang penikmat tulisan ini.

Ada yang bilang agar tulisanku jadi lebih menarik, baiknya ditambahkan gambar sebagai ilustrasi tulisan tersebut. Ya, memang aku termasuk orang yang malas untuk mencari gambar – gambar yang berhubungan dengan postingan diblog. Mengeditnya saja jarang, apalagi cari gambar. Ah, harusnya aku lebih semangat biar pengunjung blog ini semakin bertambah.

Maaf kalau dalam setiap postingan ada kalimat keluhan yang membuat orang jadi berfikir, “ini ngapain sih orang, ngeluh mulu kerjaannya. Kayak ‘gak punya semangat hidup”. Tapi itulah aku apa adanya yang sering mengeluh ketimbang memberikan gagasan – gagasan segar terkait indonesia dan agama.

Tulisan – tulisan diblog inipun insya Allah pure dari pemikiranku sendiri. Tidak ada yang copas dari web lain. Karena memang sejak awal dibuatnya blog ini untuk mendekatkan diri kepada pembaca novelku nanti. Pasti kalian akan berujar, “novel saja belum jadi, mau dibuat semacam fanspage seperti ini. Dasar tukang ngayal!.” Masa bodohlah. Toh aku tidak memaksa seseorang untuk mengunjungi blog ini. Dikunjungi, alhamdulillah. Tidakpun biarkan saja.

Apalagi yang ingin ditulis?

Oh ya, akhir – akhir ini sebuah ormas islam sedang berjuang menekan sebuah ideologi – katakanlah komunis – agar tidak bangkit lagi. Aku apresiasi hal tersebut dan mendukung penuh. Sebab, komunisme tidak boleh bangkit lagi dibumi pertiwi ini kecuali mengingingkan perpecahan terjadi. Terutama antar umat islam. Dan bodoh jika ada yang ingin mengakomodasi ideologi tersebut untuk bangkit lagi. Untuk apa? Toh jelas – jelas komunisme bertentangan dengan pancasila yang mana dalam sila pertama berbunyi ketuhanan yang maha Esa. Silahkan saja ngeles dengan mengatakan kalau komunis itu juga bertuhan. Tapi bukankah Karl Marx pernah berujar kalau agama itu sebagai candu masyarakat. Silahkan search di google. Barusan kusearch, terlihat web – web yang bunyinya hampir serupa.


Kemudian apalagi?

Tidak ada. Cuma ingin memenuhi halaman microsoft word punyaku saja. Sebab lagipula aku berjanji kepada pembaca dan diri sendiri untuk memposting blog ini minimal satu halaman setiap posting. Sedangkan yang sedang kutulis ini belum mencapai satu halaman. Ya sudah, tulis saja sesuai yang sedang kupikirkan.

Tidak mudah untuk konsisten menulis setiap hari. Aku sangat kagum dengan seorang esais yang mampu menulis setiap minggu untuk sebuah kolom hingga bertahun – tahun. Sebuah konsistensi tingkat tinggi yang patut dicontoh.

  • Share:

You Might Also Like

8 komentar

  1. Semangat!!!
    Terus berkarya

    BalasHapus
  2. Bener banget mas, yg penting konsisten nulisnya, ntar juga tulisanya cakep sendiri. Wkwk
    Salam dari rumah yg sama, blogger Jakarta

    BalasHapus
  3. Bener banget mas, yg penting konsisten nulisnya, ntar juga tulisanya cakep sendiri. Wkwk
    Salam dari rumah yg sama, blogger Jakarta

    BalasHapus
    Balasan
    1. nicknamenya apa ya? aq kurang tahu hehehehe

      Hapus
  4. ane juga lagi belajar nulis nih, mudah"n kebiasaannulis artikel jadi lancar kalo lagi ngobrol,

    BalasHapus
  5. Yap, modal terpenting bagi buat penulis yaa konsisten terhadap hobi menulisnya. Entah bagus atau jelek itu urusan belakang. Karena tulisan bisa berkualitas kalau kita terbiasa melakukan aktivitas tersebut

    BalasHapus

tinggalkan jejak dibawah ini
PS:
sekiranya ingin menambah tali silaturrahim, silahkan follow twitter saya di @RealRiMuTho