Arsip

postingan enggak jelas

05.01.00

03:07. Aku terbangun tengah malam buta. Hal yang pertama aku lakukan setelah bangun tidur adalah mengecek hp. Melihat facebook, twitter dan bbm. Mengecek status teman – teman sambil kadang – kadang mengomentari statusnya jika ada hal yang menggelitik hati. Biasanya aku tidak bisa bangun sepagi ini. Mungkin karena kemarin tidak ada aktifitas yang membuat tubuhku lelah menjadi penyebab aku bisa bangun sepagi ini.
Aku bersyukur bisa bangun tengah malam seperti ini dan sudah melaksanakan sholat isya sebelum tidur. Sebab, aku bisa mendirikan sholat tahajjud meski dua rakaat. Meski tidak lama. Tidak ada tiga menitan mungkin.
Menaruh kening diatas sajadah, mengadukan keluh kesah kepada Yang Maha Kuasa adalah suatu nikmat yang musti kusyukuri. Jarang – jarang aku bisa seperti ini. Kalaupun aku bisa bangun tengah malam seperti ini, aku tidak bisa mendirikan sholat tahajjud. Belum melaksanakan sholat isya menjadi penyebabnya. Hamdan wa syukron ‘ala ni’matillah.
Salah satu keresahan yang kuadukan kepada Sang Pengabul Doa adalah tentang cita – cita. Selain ingin menjadi penulis aku juga ingin kuliah di universitas bergengsi di Indonesia. Aku ingin mencicipi bangku kuliah hingga mencapai strata tertinggi dalam dunia pendidikan. Aku ingin kuliah hingga tingkat doktoral kemudian mengajar. Menjadi dosen. Hm..... jika aku membayangkannya, sungguh nikmat rasanya. Makanya, aku selalu mencoba untuk menunjukkan kesungguhanku kepada orang tua meski sejatinya aku merasa tidak cocok dengan pelajaran yang ada disini. Aku tidak ada minat sama sekali dengan dunia komputer. Aku tidak menyukai pelajaran IPA (seperti matematika, komputer, biologi dan fisika). Aku lebih menyukai pelajaran IPS. Terutama psikologi, sastra dan sejarah.
Psikologi. Hahahahaha semenjak aku rajin membaca 4 tipe kepribadian, aku jadi jatuh cinta dengan ilmu itu. Aku jadi tahu karakter seseorang. Ada keseruan tersendiri jika aku bisa membaca karakter seseorang. Sedikit – banyak aku mengetahui karakter orang – orang disekitarku. Terutama teman seangkatanku disemester satu dan dua. Ada seseorang yang jika menyukai sesuatu, ia terus mengejarnya. Itulah melankolis. Ada seseorang yang “cinta damai” dan bisa menjadi penegah diantara dua orang yang sedang berkonflik. Pleghmatis berarti tipenya. Ada lagi yang sangat suka bergerak. Istilahku, bekerja adalah “tuhannya”. Ada lagi yang sangat suka bicara. Meleleh dengan pujian. Dan masih banyak lagi. Dua terakhir adalah tipe seorang koleris dan sanguinis.
Biasanya aku suka baca – baca tipe kepribadian begini dikala aku sedang merasa terpuruk. Merasa sendiri. Alhamdulillah, setelah membaca 4 tipe kepribadian diatas, semangatku kembali lagi. Jadi lebih mafhum tentang kelebihan dan kekurangan diri. Aku sendiri bertipe melankolis. Cenderung pendiam dan sangat menyukai musik. Terutama musik rock. Ada keseruan tersendiri jika aku mendengarkan musik seperti itu. Menyukai jenis musik seperti itu bukan berarti aku alergi dengan jenis musik yang lain. Boleh dibilang aku open dengan jenis – jenis musik yang lain. Yang terpenting tidak membuat hatiku jadi galau atau tidak bersemangat. Mungkin kalau galau itu sebuah aliran musik, aku akan anti dengan jenis aliran itu. Sudah bukan saatnya lagi aku galau. Sudah waktunya aku movinig on dari segala sesuatu yang membuatku terpuruk. Sebab aku adalah pria *hm.... keknya mulai enggak jelas nih*
Sudahlah, aku akhiri tulisan ini dengan sebuah pertanyaan saja. Apa tipe kepribadianmu dan jenis musik apa yang kamu suka?


  • Share:

You Might Also Like

0 komentar

tinggalkan jejak dibawah ini
PS:
sekiranya ingin menambah tali silaturrahim, silahkan follow twitter saya di @RealRiMuTho